Hai Ladies, Cari Tahu Yuk Apa Itu Endometriosis

  • August 3, 2022

Endometriosis merupakan salah satu penyakit sistem reproduksi yang banyak menyerang wanita paruh baya. Tidak ada gejala fisik dari penyakit ini, oleh sebab itu banyak wanita yang tidak sadar jika ia mengidap endometriosis, jika tidak ditangani dengan tepat penyakit ini bisa menyebabkan berbagai masalah serius. Yuk, pelajari lebih lengkap tentang apa itu endometriosis pada pembahasan kali ini!

Apa Itu Endometriosis? 

Banyak wanita yang masih awam mengenai apa itu endometriosis. Endometriosis adalah kondisi dimana jaringan yang harusnya melapisi dinding rahim atau endometrium justru tumbuh dan menumpuk di luar dinding rahim. Pada kondisi ini endometrium bisa tumbuh di organ lain seperti usus, vagina, ovarium, lapisan dalam perut, atau saluran kandung kemih. 

Pada kondisi normal, sebelum menstruasi endometrium akan menebal untuk mempersiapkan rahim sebagai tempat menempelnya sel-sel telur yang sudah dibuahi. Jika sel telur yang dilepaskan tidak dibuahi maka jaringan ini akan luruh kemudian keluar bersama dengan darah menstruasi. 

Jika kamu mengalami penyakit endometriosis, maka jaringan yang tumbuh di luar dinding rahim juga akan ikut luruh ketika menstruasi. Namun, sisa-sisa jaringan ini tidak keluar dari vagina melainkan mengendap di sekitar organ reproduksi. 

Seiring berjalannya waktu, sisa-sisa endapan ini akan menyebabkan berbagai masalah kesehatan yang serius seperti iritasi, kista, jaringan parut, dan lain sebagainya. 

Penyakit ini sering terjadi pada wanita paruh baya berusia 30-40 tahun. Meski begitu tidak menutup kemungkinan bisa terjadi pada wanita berusia berapa pun termasuk remaja. 

Gejala Endometriosis 

Adapun gejala endometriosis yang biasanya muncul antara lain:

  • Nyeri terutama saat masuk siklus menstruasi 
  • Nyeri panggul kronis 
  • Kemandulan 

Tingkat rasa nyeri pada setiap wanita berbeda. Namun, biasanya rasa nyeri ini bisa bertambah parah saat kamu sedang menstruasi atau melakukan hubungan seksual. 

Beberapa wanita mengaku jika gejala endometriosis juga disertai mual, muntah, kram, dan diare. 

Rasa sakit dari endometriosis dipengaruhi juga dengan lokasi dimana jaringan ini muncul. Jika tumbuh di bagian lain seperti kandung kemih, kamu akan mengalami masalah saat buang air kecil. 

Saat jaringan abnormal ini tumbuh pada ovarium/indung telur, besar kemungkinan kamu bisa mengalami infertilitas/kemandulan. 

Penyebab Endometriosis 

Sampai saat ini masih belum ditemukan penyebab pasti dari penyakit ini. Namun ada beberapa dugaan faktor penyebab endometriosis seperti faktor lingkungan, gen, dan anatomi tubuh. 

Di bawah ini ada beberapa kondisi yang diduga kuat menjadi penyebab endometriosis: 

  • Menstruasi 2 arah (Retrograde) 

Menstruasi 2 arah terjadi ketika sel endometrium dan jaringan lain yang seharusnya terbuang ke vagina semua malah ikut mengalir ke arah lain seperti tuba falopi dan leher rahim. Dalam banyak kasus menstruasi retrograde menjadi penyebab endometriosis paling sering. 

  • Gangguan sistem imunitas 

Saat sistem imun tubuh bermasalah, imun ini  tidak akan bisa mengenali sel endometrium. Akibatnya sistem imun akan menghancurkan endometrium yang tumbuh di luar rahim. 

  • Perubahan sel embrio dan hormon 

Sel embrio yang menempel pada dinding rahim biasanya akan mengeluarkan sel yang melapisi rongga panggul dan perut. 

Endometriosis bisa terjadi apabila ada satu atau beberapa area yang berubah menjadi endometrium. Hal ini bisa diakibatkan oleh hormon estrogen yang tidak seimbang. 

  • Bekas luka operasi bedah 

Bekas operasi caesar bisa menyebabkan endometriosis, karena implantasi bekas operasi bisa membuat sel menempel dan lama kelamaan akan terbentuk jaringan abnormal. 

  • Sel endometrium yang masuk ke saluran kelenjar getah bening 

Apabila sel endometrium masuk ke saluran getah bening, sel ini bisa diedarkan ke seluruh tubuh dan masuk ke bagian tubuh yang lain dan terjadilah endometriosis. 

Metode Pengobatan Endometriosis 

Jika kamu merasa memiliki satu atau beberapa gejala di atas sebaiknya segera periksakan ke dokter. Terlebih jika nyeri yang timbul sangat hebat dan terus bertahan dalam jangka waktu lama. Dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan fisik dengan alat untuk memastikan diagnosis seperti: 

  • Pemeriksaan pelvis
  • Laparoskopi 
  • Ultrasound 

Pengobatan yang bisa digunakan di antaranya: 

  • Mengonsumsi obat pereda nyeri 
  • Operasi endometriosis 
  • Terapi hormon 

Setelah mengetahui apa itu endometriosis sebagai wanita sebaiknya lebih berhati-hati dalam menjaga organ reproduksi. Karena penyakit ini bisa menyebabkan kemandulan dan berbagai penyakit lain yang serius. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter, semakin cepat ditangani kemungkinan untuk sembuh pun akan semakin besar. 

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*